Sebenarnya Yudas itu berdosa atau malah berpahala ?

Posted: Oktober 29, 2012 in Tanya - Jawab tentang Alkitab

Tanya :
Apakah orang-orang yang berperan dalam penyaliban Yesus itu berdosa atau berpahala..? Karena bagaimana pun mereka telah sangat membantu rancangan penebusan Allah untuk manusia..
Mohon penjelasannya.


Christian Answer :

Shalom..
Ketetapan Allah atau sesuatu yang sudah dirancangkan Allah tidak menjadikan manusia menjadi pelaku-pelaku sejarah yang mau tidak mau harus melakukan ketetapan Allah tersebut. Memang benar, jika Allah telah menetapkan sesuatu itu pasti akan berlaku, tetapi manusia yang terlibat dalam ketetapan Allah tersebut akan melakukannya secara sukarela dengan kebebasannya sendiri. Intinya yaitu bahwa ketetapan Allah tidak bertentangan dengan kebebasan manusia yang terlibat dalam suatu peristiwa yang sudah dirancangkan Allah. Itulah sebabnya dalam peristiwa-peristiwa lain yang dituliskan Alkitab, kita bisa melihat bahwa sekalipun suatu peristiwa yang terjadi sesuai dengan kehendak atau ketetapan Allah, tetapi saat seseorang melakukan hal tersebut, ia tidak dipaksa namun melakukannya dengan sukarela.
Contohnya bisa kita lihat dalam kisah Musa yang dipakai Allah untuk menghadap Firaun supaya membebaskan orang Israel (lih : Kejadian 6:27 ; 7:1-12). Sebelum Tuhan mengutus Musa menghadap Firaun, Tuhan sendiri sudah menetapkan bahwa Ia akan mengeraskan hati Firaun. “Tetapi Aku akan mengeraskan hati Firaun, dan Aku akan memperbanyak tanda-tanda dan mujizat-mujizat yang Kubuat di tanah Mesir (Keluaran 7:3). Namun jika kita perhatikan dengan seksama, sikap berkeras hati Firaun dilakukan dengan caranya sendiri yaitu karena ia berpikir bahwa dengan melepaskan bangsa Israel adalah sebuah kerugian besar bagi kerajaan yang dipimpinnya. Memang benar bahwa Tuhan telah menetapkan hal tersebut, namun perlu diperhatikan bahwa motivasi Firaun yang membuatnya berkeras hati adalah karena ia sendiri memikirkan tentang dampak dari kerugian kerajaannya jika orang-orang Israel ini dibebaskan. Intinya yaitu Firaun tidak dipaksa oleh Tuhan untuk mengeraskan hatinya. Tuhan menetapkan, tetapi Firaun tetap bebas memilih dengan caranya sendiri yang memotivasi dirinya untuk mengeraskan hatinya.

Contoh itulah yang terjadi dengan Yudas, Pilatus, serta orang-orang yang terlibat dalam penyaliban Yesus. Memang benar bahwa orang-orang yang terlibat dalam penyaliban Yesus melakukan hal itu sesuai dengan apa yang sudah ditetapkan Allah dari semula. Namun pada waktu mereka melakukannya, mereka benar-benar bebas dengan pilihannya, dan mereka melakukannya atas motivasi mereka sendiri. Mereka menyalibkan Yesus bukan dengan tujuan supaya Yesus mati dan misi penebusan dosa untuk umat manusia bisa terlaksana. Yudas menjual dan menyerahkan Yesus akibat dari ketamakannya yang menginginkan harta. Motivasi Yudas saat itu adalah karena menginginkan harta atau kekayaan dan sama sekali bukan supaya misi penebusan dosa dikayu salib terlaksana (bdk : Matius 26:14-16 ; Markus 14:10-11 ; Lukas 22:3-6). Begitu juga dengan Pilatus yang memerintahkan untuk menyalibkan Yesus. Pilatus terpaksa mengeluarkan perintah untuk menyalibkan Yesus karena ia khawatir akan jabatannya akibat ketakutannya terhadap kekacauan yang bisa terjadi karena rakyat Yahudi sangat menginginkan Yesus disalibkan (bdk : Matius 27:24 ; Lukas 23:22-24 ; Yohanes 18:7-8).

Jadi tentu saja dalam hal ini tidak bisa diartikan bahwa mereka mentaati Allah. Jelas mereka melakukan dosa karena motivasi mereka berbeda dari misi Allah yang merancangkan kematian Yesus untuk menebus dosa umat manusia. Mereka membunuh Yesus dengan kepentingan pribadi mereka dan bukan supaya karya penebusan dosa bisa terlaksana.

Inilah yang kami sebut diatas bahwa ketetapan Allah tidak pernah menghancurkan kebebasan manusia. Manusia tidak diciptakan Allah seperti robot yang terprogram. Oleh karena ketetapan Allah tidak membuang kebebasan manusia itu maka ketetapan Allah juga tidak membuang tanggung jawab dari manusia. Jadi, Yudas dan Pilatus serta orang-orang yang terlibat harus bertanggung jawab dan dihukum karena dosa dan ketidaktaatannya terhadap Allah.

God Bless..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s