Menjawab pertanyaan tentang raja Yoyakhin (2 Raja-Raja 24:8 versus 2 Tawarikh 36:9)

Posted: Maret 28, 2012 in Apologia

Salam sejahtera sobat Kristus..


Atas permintaan seorang rekan non-kristen yang bertanya kepada saya tentang perbedaan penulisan riwayat raja Yoyakhin yang ditulis dalam Alkitab 2 Tawarikh 36:9 dan 2 Raja-Raja 24:8 ,, maka saya menuliskan catatan ini..

 

Ada apa sebenarnya dengan riwayat raja Yoyakhin dalam 2 Tawarikh 36:9 dan 2 Raja-Raja 24:8..??

 

Berikut saya kutipkan Ke-2 ayat tersebut.

 

2 Tawarikh 36:9

LAI : Yoyakhin berumur delapan delapan belas tahun pada waktu ia menjadi raja dan tiga bulan sepuluh hari lamanya ia memerintah di Yerusalem. Ia melakukan apa yang jahat dimata Tuhan.

 

2 Raja-Raja 24:8

LAI : Yoyakhin berumur delapan belas tahun pada waktu ia menjadi raja dan tiga bulan lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Nehusta binti Elnatan, dari Yerusalem.

 

Pada Alkitab terjemahan Indonesia,, terdapat perbedaan penulisan lamanya waktu pemerintahan raja Yoyakhin..

Berdasarkan ayat diatas, penulis kitab 2 Tawarikh menulis Yoyakhin memerintah sebagai raja di Yerusalem selama 3 bulan 10 hari dan penulis kitab Raja-Raja menulis Yoyakhin memerintah selama 3 bulan..

 

Adanya perbedaan penulisan waktu pemerintahan raja Yoyakhin dari kedua ayat tersebut dapat dengan mudah kita pahami yaitu bahwa kedua kitab ini ditulis oleh orang yang berbeda dan dengan gaya penulisan yang berbeda pula..

 

Penulis kitab 2 Raja-Raja membulatkan lamanya waktu pemerintahan raja Yoyakhin dengan menuliskan waktu pemerintahannya 3 bulan saja sedangkan penulis kitab 2 Tawarikh menuliskan lamanya waktu pemerintahan raja Yoyakhin dengan lebih rinci lagi yaitu 3 bulan 10 hari..

 

Pembulatan waktu seperti ini sudah seringkali kita temui bahkan dalam kesehari-harian kita..

Misalnya ketika kita menanyakan jam kepada teman kita, ada yang menjawabnya pukul 3 tapi biasanya ada juga yang menjawab dengan lebih rinci yaitu pukul 3 lewat 7 menit..
Teman yg pertama menjawabnya dengan simple (membulatkannya) sedangkan teman yang kedua berusaha menjawabnya dengan lebih rinci..

Seperti itulah yang terjadi dengan ke-2 ayat diatas, yaitu perbedaan karakter penulisan antara penulis kitab 2 Raja-Raja dan penulis kitab 2 Tawarikh dalam hal lamanya waktu pemerintahan raja Yoyakhin.

 

 

Namun masih ada satu masalah lagi yaitu jika membandingkan Alkitab terjemahan dari 2 Tawarikh 36:9.. Kejanggalannya yaitu Alkitab terjemahan Indonesia (LAI) berbeda dengan Alkitab terjemahan Inggris (KJV)..

 

Terjemahan LAI-TB :

2 Tawarikh 36:9
Yoyakhin berumur delapan belas (18) tahun pada waktu ia menjadi raja dan tiga bulan sepuluh hari lamanya ia memerintah di Yerusalem. Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN.

 


Terjemahan KJV :

2 chronicles 36:9
Jehoiachin was eight (8) years old when he began to reign, and he reigned three months and ten days in Jerusalem: and he did that which was evil in the sight of the LORD.

 

 

Alkitab terjemahan Indonesia (LAI-TB) menulis usia Yoyakhin saat menjadi raja adalah 18 tahun sedangkan Alkitab terjemahan Inggris (KJV) menuliskan 8 tahun.. Ada perbedaan dari terjemahan Alkitab mengenai usia raja Yoyakhin dalam 2 Tawarikh 36:9..
Namun perlu diketahui juga bahwa Alkitab terjemahan didasari pada naskah salinan kuno Alkitab..

 

Sekarang mari kita lihat naskah salinan Hebrew dari teks Masoret.

 

36:9 ב םימיה ירבד

ןיִכָיוֹהְי םיִנָׁש הֶנוֹמְׁש־ןֶּב םיִׁשָדֳח הָׁשֹלְׁשּו וֹכְלָמְּב םִָלָׁשּוריִּב ְךַלָמ םיִמָי תֶרֶׂשֲעַו ׃הָוהְי יֵניֵעְּב עַרָה ׂשַעַּיַו


ben- šə·mō·w·neh šā·nîm yə·hō·w·yā·ḵîn bə·mā·lə·ḵōw, ū·šə·lō·šāh ḥo·ḏā·šîm wa·‘ă·śe·reṯ yā·mîm, mā·laḵ bî·rū·šā·lim; way·ya·‘aś hā·ra‘ bə·‘ê·nê Yehōvàh (Adonay)

 

Bahasa Ibrani dari kata “šə·mō·w·neh šā·nîm” artinya 8 tahun..

Jadi menurut naskah salinan Hebrew (teks masoret) 2 Tawarikh 36:9, menulis usia raja Yoyakhin saat menjadi raja adalah 8 tahun..

Berdasarkan hal tersebut banyak pengkritik-pengkritik Alkitab di Indonesia yang menuduh bahwa LAI telah melakukan penipuan secara sengaja terhadap terjemahan 2 Tawarikh 36:9, dengan menuliskan usia Yoyakhin saat menjadi raja adalah 18 tahun dan dengan tujuan agar supaya tidak bertentangan dengan 2 Raja-Raja 24:8..

 

Benarkah LAI secara sengaja melakukan penipuan terjemahan dalam 2 Tawarikh 36:9..??


Mari kita lihat 2 Tawarikh 36:9 dari naskah salinan kuno lainnya yang bahkan lebih tua dari naskah masoretik yaitu Septuaginta LXX..

 

υιος οκτωκαιδεκα ετων ιεχονιας εν τω βασιλευειν αυτον και τριμηνον και δεκα ημερας εβασιλευσεν εν ιερουσαλημ και εποιησεν το πονηρον ενωπιον κυριου

 

huios oktôkadeika etôn iekhias en basileuein auton kai trimènon kai deka hêmeras ebasileuseb en ierousalém kai enoiêsen to ponèron enôpion kuriou

 

 

Bahasa Yunani dari kata “oktôkadeika etôn” artinya 18 tahun.

 

Salinan naskah kuno lainnya yaitu Septuaginta LXX menuliskan usia raja Yoyakhin saat menjadi raja adalah 18 tahun..

Dengan demikian, tuduhan bahwa LAI secara sengaja melakukan penipuan terjemahan adalah tuduhan yang keliru..

Dalam hal ini KJV menerjemahkan 2 Tawarikh 36:9 berdasarkan pada naskah masoret sedangkan LAI menerjemahkan dari Septuaginta LXX..

 

Naskah salinan kuno Hebrew (teks Masoret) berbeda dengan naskah salinan kuno Greek (Septuaginta LXX) dalam hal 2 Tawarikh 36:9..


Karena naskah asli Alkitab sudah tidak ada lagi, mungkin penerjemah Septuaginta rupanya menganggap naskah salinan dari Hebrew keliru soal usia raja Yoyakhin saat menjadi raja sehingga menuliskan usianya 18 tahun (oktôkadeika etôn) dan berpatokan pada 2 Raja-Raja 24:8.

 

Namun sebenarnya jika kita memahaminya, salinan naskah masoret pun tidak keliru dalam penulisannya..

Hal seperti ini sangat lazim kita temui dalam gaya penulisan Alkitab, contohnya perihal raja Daud dan juga raja Omri (Lihat catatan saya sebelumnya mengenai raja Omri)..

 

Raja Daud sudah diurapi menjadi raja oleh Samuel (Lihat 1 Samuel 16:1-13) walaupun saat itu Saul masih menjabat sebagai raja.. Jadinya pada saat itu terdapat 2 raja yaitu Saul dan Daud..

Ketika Saul mati Daud diurapi lagi menjadi raja tunggal di Yehuda (Lihat 2 Samuel 2:1-7).. Dan akhirnya Daud menjadi raja atas seluruh Israel di Hebron (Lihat 2 Samuel 5:1-4)..

Alkitab menulis bahwa Daud menjadi raja dalam 3 waktu berbeda dan pada usia yang berbeda juga..

Begitu pun halnya dengan Omri yang menjadi raja pada 2 waktu yang berbeda yaitu pada saat Zimri masih menjadi raja (pada tahun ke-27 zaman raja Asa) dan menjadi raja tunggal saat Tibni bin Gat mati (pada tahun ke-31 zaman raja Asa)..

 

 

Hal yang sama pun terdapat juga dalam penulisan usia raja Yoyakhin pada saat menjadi raja.. Penulis kitab 2 Raja-Raja menulis usia raja Yoyakhin saat menjadi raja adalah 18 tahun sedangkan penulis kitab 2 Tawarikh menuliskan usia Yoyakhin saat itu adalah 8 tahun (Naskah Masoret)..

Hal ini bisa dengan mudah kita pahami jika memperhatikan konteks dari ayat diatas..


Pertama, mari lihat 2 Raja-Raja 24.. Penulis kitab 2 Raja-Raja menuliskan bahwa Yoyakhin menjadi raja pada usia 18 tahun sesudah kematian ayahnya yaitu raja Yoyakim..

 

2 Raja-Raja 24:6

Kemudian Yoyakim mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangnya (meninggal), maka Yoyakhin, anaknya, menjadi raja menggantikan dia..

 

Sedangkan penulis kitab 2 Tawarikh menulis dalam konteks berbeda.. Konteks dalam 2 Tawarikh 36:5-8 menuliskan tentang raja Yoyakim yang ditawan oleh raja Nebukadnezar dalam pembuangan di Babel dan menuliskan bahwa Yoyakhin anaknya menggantikan dia pada usia 8 tahun..

 

Seperti juga contoh masa pemerintahan raja Daud dan raja Omri diatas begitu pun juga dengan raja Yoyakhin yaitu 2 penulis Alkitab menuliskan masa pemerintahannya pada waktu yang berbeda..

 

Penulis kitab 2 Raja-Raja menuliskan bahwa Yoyakhin menjadi raja tunggal pada usia 18 tahun setelah ayahnya raja Yoyakim meninggal.. Sedangkan penulis kitab 2 Tawarikh menuliskan bahwa ketika raja Yoyakim, ayahnya, ditawan oleh raja Nebukadnezar pada pembuangan Babel, maka Yoyakhim otomatis dinobatkan menjadi raja pada usia 8 tahun..

 

Kesimpulannya sangat sederhana sekali yaitu Yoyakhin dinobatkan menjadi raja pada usia 8 tahun ketika ayahnya raja Yoyakim, ditawan oleh raja Nebukadnezar pada pembuangan Babel, dan ia menjadi raja tunggal 10 tahun kemudian setelah ayahnya meninggal..

^__^

 

 

Semoga bisa menambah wawasan dan menjadi berkat untuk kita semua..

 


Tuhan Yesus memberkati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s