Memahami frasa “egô eimi”

Posted: Maret 26, 2012 in Biblika

Salam sejahtera dalam kasih Tuhan Yesus Kristus..

Pasti sebelumnya ada teman yang bertanya-tanya,, apa sih nilai teologisnya kata “egô eimi” itu..?
Mungkin juga ada teman-teman yang sudah tau arti leksikalnya bertanya, apa yang menarik dari perkataan Yesus tersebut..?
Mengapa ungkapan tersebut sangatlah penting untuk kita pahami sebagai salah satu ungkapan teologis yang menyatakan keilahian Yesus..?
Apakah tidak terlalu memaksakan..?

Memang secara lexiolgy,,  kata  “egô eimi” artinya  akulah aku, akulah dia, aku ada,, atau aku ada. Namun “egô eimi” bukanlah hanya sekedar ucapan Yesus yang menyatakan keberadaan diri-Nya saja kepada orang-orang di zaman itu, namun ucapan itu adalah salah satu perkataan Yesus yang secara jelas tersirat pengakuan Yesus akan identitas ilahi-Nya..
Agar supaya kita mengerti pemahaman teologis dari perkataan Yesus tersebut, mari kita lihat terlebih dahulu dalam perjanjian lama dimana Allah menyatakan identitas-Nya kepada Musa..

Keluaran 3:13-14
3:13 Lalu Musa berkata kepada Allah: “Tetapi apabila aku mendapatkan orang Israel dan berkata kepada mereka: Allah nenek moyangmu telah mengutus aku kepadamu, dan mereka bertanya kepadaku: bagaimana tentang nama-Nya? –apakah yang harus kujawab kepada mereka?”
3:14 Firman Allah kepada Musa: “AKU ADALAH AKU.” Lagi firman-Nya: “Beginilah kau katakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu.”

Ayat diatas adalah peristiwa dimana Allah menyatakan identitas-Nya kepada Musa yaitu AKU ADALAH AKU yang dalam bahasa Ibraninya ditulis “היהא רשא היהא – ‘eheyeh ‘asyer ‘eheyeh“..

Keluaran 3:14 (Hebrew)

הֶׁשֹמ־לֶא םיִהֹלֱא רֶמאֹּיַו הֹּכ רֶמאֹּיַו הֶיְהֶא רֶׁשֲא הֶיְהֶא הֶיְהֶא לֵאָרְׂשִי יֵנְבִל רַמאֹת ׃םֶכיֵלֲא יִנַחָלְׁש 

vayo’mer ‘elohim mosyeh ‘eheyeh ‘asyer ‘eheyeh vayo’mer koh to’mar liveney yisera’el ‘ehyeh syelakhani ‘aleykhem

eheyeh ‘asyer ‘eheye adalah “nama ilahi” yang dinyatakan Allah kepada Musa selain YHVH..
Inilah nama ilahi dari Allah yang dikenal orang Yahudi sejak dulu yaitu YHVH dan ‘EHEYEH..

Orang Yahudi sangat meng-sakral-kan nama Allah tersebut, dan bahkan kata YHVH tidak diucapkan secara langsung oleh orang Yahudi melainkan menyebutnya sebagai ADONAY..

Pada abad ke-2 SM,, para tua-tua Yahudi menerjemahkan naskah Ibrani Alkitab kedalam bahasa Yunani yang disebut Septuaginta LXX..
Dalam terjemahan Yunani, kedua nama ilahi yang sakral tersebut diterjemahkan secara khusus..
Nama YHVH yang tidak bisa di vokalisasikan dengan huruf hidup , diterjemahkan kedalam bahasa Yunani sebagai Kurios,, yaitu hasil terjemahan dari kata Ibrani ‘Adonay.
Sedangkan ‘ehyeh ‘asyer ‘ehyeh diterjemahkan sebagai egô eimi ho on

Keluaran 3:14 (Septuaginta LXX)

και ειπεν ο θεος προς μωυσην εγω ειμι ο ων και ειπεν ουτως ερεις τοις υιοις ισραηλ ο ων απεσταλκεν με προς υμας

kai eipen ho theos pros môusên egô eimi ho ôn kai eipen autô sereis tois huiois israél ho ôn apestalken me pros humas.

Selain itu ada juga sebuah kata yang dalam naskah Ibrani yang hanya khusus digunakan untuk Allah yaitu ANI HU (artinya Akulah dia),, dan dalam salinan Yunani (Septuaginta LXX) diterjemahkan sebagai egô eimi.

Yesaya 52:6

Sebab itu umat-Ku akan mengenal nama-Ku dan pada waktu itu mereka akan mengerti bahwa Akulah Dia yang berbicara, ya Aku!”

* (Hebrew)
ןֵכָל יִמְׁש יִּמַע עַדֵי ןֵכָל אּוה־יִנֲא־יִּֽכ אּוהַה םוֹּיַּב ׃יִנֵּֽנִה רֵּבַדְמַֽה

laken yeda ami syemi laken bayom hahu ki- ani hu hamedaber hineni

* (Septuaginta LXX)
δια τουτο γνωσεται ο λαος μου το ονομα μου εν τη ημερα εκεινη οτι εγω ειμι αυτος ο λαλων παρειμι

dia touto gnôsetai ho laos mou to onoma mou en tê hêmera ekeinê hoti egô eimi autos ho lalôn pareimi.

Kata tersebut adalah sebuah ungkapan yang bagi orang Yahudi hanya digunaan secara khusus kepada Allah, dan pada zaman itu jika ada orang lain yang mengungkapkan kata tersebut, maka ia dianggap menyombongkan dirinya dan mencoba menyamakan dirinya dengan Allah atau menggantikan-Nya.

Yesus sangat berani menggunakan ungkapan tersebut merujuk kepada diri-Nya karena Yesus itulah Allah yang telah berinkarnasi dalam wujud manusia, dan secara jelas ia menyatakan identitas ilahi-Nya tersebut..
Bahkan yang sangat mencengangkan orang-orang dizaman-Nya, Ia menyatakan identitas ilahi dan keberadaan-Nya sudah ada jauh sebelum bangsa Israel bahkan Abraham (nenek moyangnya Israel) ada..

Yohanes 8:58

Kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada (literal : Aku ada).”

ειπεν αυτοις ο ιησους αμην αμην λεγω υμιν πριν αβρααμ γενεσθαι εγω ειμι

eipen autois ho iêsous amên amên legô humin prin abraam genesthai egô eimi.

Yesus secara jelas menyatakan identitas ilahi-Nya kepada orang-orang Yahudi dengan ungkapan egô eimi yang dalam bahasa ibraninya dalam perjanjian lama  menyatakan nama dan identitas Allah (eheyeh ; ani hu)

Itulah sebabnya orang-orang Yahudi yang tidak percaya bahwa Yesus adalah Allah, kemudian sangat marah dan ingin melempari-Nya dengan batu karena menganggap Ia menghujat Allah dan menyamakan diri-Nya dengan Allah..(Lihat Yohanes 8:59)

Dalam kisah yang lain, Yesus juga menyatakan identitas ilahi-Nya dalam konsep Messiah kepada seorang perempuan Samaria..

Yohanes 4:26

Kata Yesus kepadanya: “Akulah Dia, yang sedang berkata-kata dengan engkau.”

λεγει αυτη ο ιησους εγω ειμι ο λαλων σοι

legei autê ho iêsous egô eimi ho lalôn soi

Bandingkan dengan ayat ini >>


Yesaya 52:6

Sebab itu umat-Ku akan mengenal nama-Ku dan pada waktu itu mereka akan mengerti bahwa Akulah Dia yang berbicara, ya Aku!”

ןֵכָל יִמְׁש יִּמַע עַדֵי ןֵכָל אּוה־יִנֲא־יִּֽכ אּוהַה םוֹּיַּב ׃יִנֵּֽנִה רֵּבַדְמַֽה

laken yeda ami syemi laken bayom hahu ki- ani hu hamedaber hineni.

Selain itu ungkapan egô eimi juga diperkenalkan Yesus dalam menyatakan gelar-Nya sebagai Messiah/Kristus yang dijanjikan  dan yang menyatakan karakter Allah yang nyata dalam pribadi Yesus..
Karakter Allah yang tercermin dalam wujud Anak-Nya yaitu Yesus Kristus Tuhan kita….

Yohanes 6:35
Akulah roti hidup – egô eimi ho artos tês zôês

Yohanes 8:12
Akulah terang dunia – egô eimi to phôs tou kosmou

Yohanes 10:9
Akulah pintu – egô eimi hê thura

Yohanes 10:11
Akulah gembala yang baik – egô eimi ho poimên ho kalos

Yohanes 11:25
Akulah kebangkitan dan hidup – egô eimi hê anastasis kai [b] ê zôê

Yohanes 14:6
Akulah jalan dan kebenaran dan hidup – egô eimi hê hodos kai hê alêtheia kai hê zôê

Yohanes 15:1
Akulah pokok anggur yang benar – egô eimi hê ampelos hê alêthinê

Semoga menambah wawasan dan menjadi berkat bagi kita semua..

Tuhan Yesus memberkati kita semua.
Baca juga :

Komentar
  1. […] Memahami frasa “egô eimi” […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s