Memahami penghitungan keliling lingkaran dari laut tuangan Salomo (1 Raja-Raja 7:23)

Posted: Maret 21, 2012 in Apologia

Salam sejahtera dalam kasih Tuhan Yesus Kristus..

Artikel ini saya buat dengan tujuan untuk dijadikan sarana dalam memahami Firman Tuhan dalam 1 Raja-Raja 7:23, sekaligus untuk menjawab tuduhan miring tentang kesalahan penghitungan keliling lingkaran dalam Alkitab..

1 Raja-Raja 7:23
Kemudian dibuatnyalah “laut” tuangan yang sepuluh hasta dari tepi ke tepi, bundar keliling, lima hasta tingginya, dan yang dapat dililit berkeliling oleh tali yang tiga puluh hasta panjangnya.

Ayat diatas adalah bagian Alkitab yang menuliskan ukuran dari laut tuangan yang dibuat oleh Raja Salomo.
Laut tuangan adalah sebuah bejana besar yang terbuat dari tembaga dan berisikan air pembasuhan guna keperluan ibadat.

1 Raja-Raja 7:23 adalah salah satu ayat yang dikritik oleh para Apologis dari kalangan non-kristen..

Apa yang janggal dari ayat tersebut?

Para pengkritik Alkitab mengklaim penulis kitab Raja-Raja keliru terhadap perhitungan matematis laut tuangan yang berbentuk lingkaran tersebut..
Berdasarkan 1 Raja-Raja 7:23,, laut tuangan tersebut berdiameter 10 hasta dengan keliling 30 hasta..
Rumus matematika yang dipakai untuk menghitung keliling lingkaran adalah :

2 n r atau diameter x konstanta..

(π = 3,14159265358979 atau 22/7)

Jadi semestinya keliling lingkaran dari laut tuangan tersebut adalah 31,4159 hasta dari hasil perhitungan :

10 X 3,14159265358979 = 31,4159265358979

Mengapa Alkitab menuliskan keliling lingkarannya adalah 30 hasta? Apakah Alkitab keliru?

Sebelum menanggapinya lebih jauh,, mari kita lihat sejarah dari nilai  π (pi)..

Dalam matematika π (pi) disebut bilangan irasional.
Bilangan Irasional yaitu misalnya : 1,123456789..dst…dst

Menurut sejarah, nilai π (pi) mulai di hitung oleh para ahli matematika kuno sekitar abad ke-2 SM..

Penghitungan pertama dilakukan oleh Archimedes (287-212 SM), salah seorang ahli matematika kuno yang terkenal di dunia. Archimedes menemukan nilai π  (pi) adalah 3 1/7 dan atau 3 10/71 sebagai pendekatan penghitungan nilai π (pi).
Selanjutnya penghitungan nilai π  (pi) dilakukan oleh Zu Chongzhi (429-501 M), seorang matematikawan dan astronom Cina yang sangat brilian.
Zu Chongzhi menghitung pendekatan nilai π (pi) adalah 355/113 dengan menempatkan 9 bilangan desimal.

Selanjutnya para ahli-ahli matematika modern juga mengembangkan penghitungan nilai π  (pi) dengan berbagai metode.

Mengenai simbol pi yaitu “π ” (abjad Yunani) seperti pada gambar diatas , simbol ini diperkenalkan oleh William Jones pada tahun 1706, yang kemudian dipopulerkan oleh Euler pada tahun 1737.

Jika kita melihat sejarahnya, jelas saja nilai  π(pi) belum dirumuskan saat Raja Salomo membuat laut tuangan seperti yang dituliskan dalam 1 Raja-Raja 7:23..

Namun apakah Alkitab tidak akurat dengan perhitungan matematika modern keliling lingkaran.?

Sebelum kita membuktikannya secara matematis, mari kita lihat bentuk laut tuangan yang digambarkan dalam Alkitab..

1 Raja-Raja 7:23-29
7:23 Kemudian dibuatnyalah “laut” tuangan yang sepuluh hasta dari tepi ke tepi, bundar keliling, lima hasta tingginya, dan yang dapat dililit berkeliling oleh tali yang tiga puluh hasta panjangnya.

7:24 Dan di bawah tepinya ada gambar buah labu yang mengelilinginya sama sekali, sepuluh dalam sehasta, merangkum “laut” itu berkeliling; labu itu dua jajar, dituang setuangan dengan bejana itu.

7:25 “Laut” itu menumpang di atas dua belas lembu, tiga menghadap ke utara dan tiga menghadap ke barat, tiga menghadap ke selatan dan tiga menghadap ke timur; “laut” itu menumpang di atasnya, sedang segala buntut lembu itu menuju ke dalam.

7:26 Tebal “laut” itu setapak tangan dan tepinya serupa tepi piala, seperti bunga bakung yang berkembang. “Laut” itu dapat memuat dua ribu bat air.

7:27 Selanjutnya dibuatnya sepuluh kereta penopang dari tembaga, satu kereta empat hasta panjangnya, empat hasta lebarnya dan tiga hasta tingginya.

7:28 Beginilah bentuk kereta penopang itu: ada papan penutupnya dan papan itu diapit oleh bingkai.

7:29 Dan pada papan penutup yang diapit oleh bingkai itu ada singa, lembu dan kerub, dan demikian juga pada bingkai itu; di sebelah atas dan di sebelah bawah singa dan lembu itu ada karangan-karangan bunga yang tergantung.

Menurut ayat-ayat diatas, bentuk laut tuangan tersebut adalah seperti pada gambar diatas.

Ada yang menarik dari bentuk laut tuangan tersebut yang di tuliskan pada ayat ke 26 yaitu bagian tepinya yang mirip piala (cangkir atau mangkuk), memiliki tebal setapak tangan manusia..
Dengan tebal tepian setapak tangan manusia, artinya laut tuangan tersebut memiliki 2 lingkaran yaitu lingkaran luar dan lingkaran dalam.

Dalam Alkitab dituliskan diameter luar laut tuangan tersebut adalah 10 hasta (di ukur dari tepi ke tepi)..
Kemudian Alkitab menulis kelilingnya adalah 30 hasta, namun tidak jelas dituliskan nilai tersebut adalah keliling luar atau dalamnya..
Banyak pengkritik Alkitab menganggap nilai tersebut adalah keliling luar karena dituliskan “dapat di lilit dengan tali”..
Namun jika di pikirkan dengan logis, jika kita membuat sebuah wadah seperti sumur, maka yang pertama diukur adalah keliling dalam bukan keliling luar, karena keliling luar otomatis akan menyesuaikan dengan tebal tepian yang kita inginkan..
Ayat 23 berbicara tentang pembuatannya (Kemudian dibuatnyalah “laut” tuangan), maka pasti ukuran keliling yang di gunakan adalah ukuran keliling dalam.. Lihat juga tebal tepiannya yang baru ditulis pada ayat 26.
Dan yang perlu diingat juga bahwa dalam Alkitab perjanjian lama, tidak pernah ditemukan adanya penulisan angka desimal, maka tidak mustahil penulis kitab Raja-Raja menuliskan nilai keliling dalamnya yang bernilai angka bulat (30)..

Jadi sebenarnya tidak ada kekeliruan nilai keliling lingkaran mengenai laut tuangan yang dituliskan dalam 1 Raja-Raja 7:23 jika kita memahami bentuknya..

Sekarang mari kita coba hitung keseluruhan nilai laut tuangan tersebut dari nilai-nilai yang ada..

Nilai yang kita gunakan dalam perhitungannya adalah :

Keliling luar = (?)
– Keliling dalam = 30 hasta

– Diameter luar = 10 hasta
– Diameter dalam = (?)

Tebal tepian = setapak tangan.

Ukuran setapak yang saya gunakan adalah 5 jari..
Ukuran dalam hastanya adalah 1/4 dari 1 hasta dengan nilai 1 hasta = 18

18 x 0,25 = 4,5..

Dengan menggunakan pendekatan 4,05..

Sekarang mari kita hitung terlebih dahulu nilai π (pi) dalam Alkitab untuk bisa mendapatkan diameter dalam dan keliling luarnya.

Karena 30 hasta adalah keliling dalam sedangkan 10 hasta adalah diameter luar, maka untuk menemukan nilai π (pi) adalah dengan mengurangkan nilai tebal tepian laut tuangan tersebut dari diameter luarnya dan membaginya dengan keliling dalam..

(30 x 18) : [(10 x 18) – (2 x 4,05) ] = 540 : (180-8,10) = 3,1413613 = 3,1414.

[Note : 18 inchi adalah nilai dari 1 hasta yang saya gunakan]

Nilai  π(pi) dari laut tuangan tersebut adalah 3,1413613 dengan pendekatan 3,1414.
Nilai π (pi) tidak selalu sama persis namun yang sering digunakan dalam matematika adalah 3,1415 (4 desimal)..
Bandingkan dengan nilai  π(pi) dalam Alkitab yang sangat akurat..

Sekarang mari kita hitung nilai2 yang ditulis dalam Alkitab untuk mengisi (?) dengan dasar nilai n (phi) yang telah kita hitung diatas :

– Keliling luar = (?)
– Keliling dalam = 30 hasta

– Diameter luar = 10 hasta
– Diameter dalam = (?)

Diameter dalam
[Rumus = keliling dalam :  π (pi)]

30 : 3,1415927 = 9,5493

Diameter dalam laut tuangan tersebut adalah 9,5493 hasta.

Keliling luar
[Rumus diameter luar x π (pi)]

10 x 3,1415927 = 31,4159

Keliling luar laut tuangan tersebut adalah 31,4159 hasta.

Jadi semua ukuran dari laut tuangan tersebut adalah :

Lingkaran luar

– Diameter luarnya adalah 10 hasta

– Keliling luarnya adalah 31,4159 hasta

Lingkaran dalam

– Diameter dalamnya adalah 9,5493 hasta

– Keliling dalamnya adalah 30 hasta.

Inilah ukuran lingkaran dari laut tuangan yang di buat Raja Salomo..

Kesimpulannya yaitu tidak ada kesalahan nilai keliling lingkaran dalam Alkitab jika kita mau memahaminya lebih dalam. Malahan sebaliknya, dengan perumusan tersebut, terbukti Alkitab telah menulis secara akurat mengenai nilai n (pi) jauh sebelum nilai n (pi) ini dirumuskan para ahli matematika kuno..

Semoga membuka wawasan kita semua untuk memahami Alkitab lebih jauh dan menjadi berkat buat kita semua..

Tuhan Yesus memberkati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s