Benarkah narasi dalam Markus 5:1-13 keliru secara geografis ?

Posted: Maret 20, 2012 in Apologia

Shalom sobat Kristus.

Markus 5:1-13 adalah sebuah narasi dalam Injil yang mengisahkan tentang perjalanan Yesus ketika Ia berada di daerah orang Gerasa yang terletak di seberang Danau Galilea.

Markus 5:1
Lalu sampailah mereka di seberang danau, di daerah orang Gerasa.

Para apologis dari kalangan non-kristen mengklaim bahwa penulis Injil Markus sangat keliru dalam periwayatan tersebut, karena rupanya ia tidak mengenal lokasi geografis wilayah tersebut, sehingga menyangka bahwa Gerasa adalah sebuah kota yang terletak diseberang Danau Galilea..
Padahal secara geografis, Gerasa adalah sebuah Kota yang berjarak sekitar 30 mil jauhnya dari danau Galilea.

Kekeliruan Markus menurut mereka terlihat jelas ketika membandingkan periwayatan kisah yang sama yang ditulis oleh Matius.
Matius menulis dengan lebih tepat, yaitu dengan menyebut lokasi tersebut sebagai wilayah orang Gadara, karena secara geografis kota Gadara hanya berjarak sekitar 5,5 mil dari Danau Galilea.

Matius 8:28
Setibanya di seberang, yaitu di daerah orang Gadara, datanglah dari pekuburan dua orang yang kerasukan setan menemui Yesus. Mereka sangat berbahaya, sehingga tidak seorangpun yang berani melalui jalan itu.

Melihat klaim yang dibuat oleh para Apologis dari kalangan non-kristen diatas, muncul pertanyaan kepada kita yaitu “Benarkah narasi dalam Markus 5:1-13 keliru secara geografis..?”

Jika mau menuduh penulis Injil Markus keliru,, maka otomatis penulis Injil Lukas pun keliru karena menuliskan hal yang sama dengan Markus..

Ada 3 penulis Injil yang meriwayatkan kisah ini yaitu Matius, Markus dan Lukas..
Matius menyebut daerah tersebut sebagai daerah orang Gadara, sedangkan Markus dan Lukas menyebutnya sebagai daerah orang Gerasa.

Matius 8:28
Setibanya di seberang, yaitu di daerah orang Gadara, datanglah dari pekuburan dua orang yang kerasukan setan menemui Yesus. Mereka sangat berbahaya, sehingga tidak seorangpun yang berani melalui jalan itu.

Markus 5:1
Lalu sampailah mereka di seberang danau, di daerah orang Gerasa.

Lukas 8:26
Lalu mendaratlah Yesus dan murid-murid-Nya di tanah orang Gerasa yang terletak di seberang Galilea.

Sebenarnya tidak ada kekeliruan bila kita memahaminya, karena Matius, Markus, dan Lukas adalah orang yang berbeda dan dengan karakter yang berbeda pula..
Target pemberitaan Injil mereka pun berbeda karena Matius menuliskan Injil untuk orang Yahudi, sedangkan Markus dan Lukas menuliskan Injil untuk orang diluar Yahudi yaitu orang-orang Romawi dan Yunani..
Memang mereka memiliki visi dan misi yang sama yaitu menyebar luaskan tentang Injil kerajaan Allah, namun target pelayanan mereka ada di daerah yang berbeda..
Dari perbedaan-perbedaan itulah sehingga kita bisa dengan sangat mudah memahaminya..

Yang pertama, mari kita analisa teks Injil yang dituliskan masing-masing penulis Injil tersebut..

Matius 8:28
LAI : Setibanya di seberang, yaitu di daerah orang Gadara, datanglah dari pekuburan dua orang yang kerasukan setan menemui Yesus. Mereka sangat berbahaya, sehingga tidak seorangpun yang berani melalui jalan itu.

Greek : Καὶ ἐλθόντι αὐτῷ εἰς τὸ πέραν εἰς τὴν χώραν τῶν Γεργεσηνῶν, ὑπήντησαν αὐτῷ δύο δαιμονιζόμενοι ἐκ τῶν μνημείων ἐξερχόμενοι χαλεποὶ λίαν ὥστε μὴ ἰσχύειν τινὰ παρελθεῖν διὰ τῆς ὁδοῦ ἐκείνης

Trans : kai elthontos autou eis to peran eis tēn chōran tōn gadarēnōn upēntēsan autō duo daimonizomenoi ek tōn mnēmeiōn exerchomenoi chalepoi lian ōste mē ischuein tina parelthein dia tēs odou ekeinēs.

Markus 5:1
LAI : Lalu sampailah mereka di seberang danau, di daerah orang Gerasa.

Greek: και ηλθον εις το περαν της θαλασσης εις την χωραν των γαδαρηνων

Trans : kai ēlthon eis to peran tēs thalassēs eis tēn chōran tōn gerasēnōn

Lukas 8:26
LAI : Lalu mendaratlah Yesus dan murid-murid-Nya di tanah orang Gerasa yang terletak di seberang Galilea.

Greek : Καὶ κατέπλευσαν εἰς τὴν χώραν τῶν Γαδαρηνῶν, ἥτις ἐστὶν ἀντιπέραν τῆς Γαλιλαίας

Trans : kai katepleusan eis tēn chōran tōn gerasēnōn, ētis estin antipera tēs galilaias

Ketiga penulis Injil diatas menggunakan kata chóra dalam menyebut lokasi pada kisah tersebut..
Kata chóra dalam bahasa penulisan Injil (bahasa Yunani) arti harafiahnya adalah ruang, tempat, tanah..
Kata chóra biasanya di gunakan untuk menyebut suatu daerah atau wilayah daratan..

Greek Concordances

Chóra : a space, place, land

Original Word :  χώρα, ας, ἡ
Part of Speech :  Noun, Feminine
Transliteration :  chóra
Phonetic Spelling :  (kho’-rah)
Short Definition :  region, land, fields
Definition :
(a) a country or region, (b) the land, as opposed to the sea, (c) the country, distinct from town, (d) plur: fields.


Memang kota Gerasa berjarak sekitar 30 mil dari Danau Galilea, namun yang harus diperhatikan yaitu penulis Injil Markus dan Lukas tidak menyebutkan bahwa lokasi diseberang Danau Galilea tersebut adalah kota Gerasa..

Kata chóra dalam bahasa Yunani tidak diartikan sebagai kota karena “kota” dalam bahasa Yunaninya adalah polis..

Bandingkan antara “kota Gerasa” dan “daerah orang Gerasa“..
Pemahaman keduanya tentu saja berbeda karena suatu daerah/wilayah (chōra) artinya sudah mencakup lokasi penduduk disekitar kota tersebut atau tentang bagaimana wilayah tersebut biasa dikenal.

Contohnya sederhanya adalah misalnya saya seorang yang berasal dari Sulawesi Utara dan tinggal di kota Langowan.. Namun ketika saya berada di luar daerah, orang biasa menyebut saya “orang Manado” pada hal saya tidak tinggal di kota Manado melainkan di kota Langowan yang jaraknya cukup jauh dari kota Manado.
Namun seperti itulah kebiasaannya, orang di luar daerah biasa menyebut orang-orang yang tinggal di sekitar Manado sebagai “orang Manado” walaupun sebenarnya ia tidak tinggal di kota Manado.

Hal ini juga berlaku di beberapa daerah lain dalam menyebut kota atau daerah yang lebih mudah dikenal sebagai julukan dari orang-orang tinggal disekitar kota tersebut..

Penulis Injil Markus dan Lukas menyebut lokasi disekitar Danau Galilea sebagai daerah orang Gerasa untuk memudahkan para pembaca injilnya mengenal wilayah tersebut.

Lalu bagaimana bisa hal tersebut dianggap sebagai suatu kesalahan geografis? ^__^

Jelas tuduhan para pengkritik Alkitab bahwa Markus dan Lukas keliru secara geografis yang justru adalah tuduhan yang keliru karena mereka menuliskan tempat tersebut adalah daerah/wilayah dari orang Gerasa, bukan kota Gerasa..

Namun masih ada satu lagi permasalahannya yaitu penulis Injil Markus dan Lukas menyebut daerah tersebut sebagai daerah orang Gerasa sedangkan penulis Injil Matius menyebutnya sebagai daerah orang Gadara..

Bagaimana kita memahami perbedaan tersebut?

Mengenai hal ini, kita akan mudah memahaminya yaitu dengan melihat target pelayanan dari masing-masing penulis Injil tersebut..

Target pelayanan Markus dan Lukas adalah menulis Injil untuk orang-orang Romawi dan Yunani.
Salah satu sejahrawan Yahudi kuno Yosephus Flavius menulis bahwa pada zaman penjajahan Romawi, kota Gerasa adalah sebuah kota yang dihuni oleh sebagian besar orang Romawi.

During the Roman period Gerasa enjoyed increasing prosperity. .. At the outbreak of the First Jewish Revolt (a.d. 66–74) Gerasa and the neighboring cities of Philadelphia and Heshbon were attacked by Jewish rebels ( BJ ii.18.1 [458])

Dengan menuliskan wilayah tersebut sebagai “daerah orang Gerasa”, maka tentunya akan memudahkan para pembaca Injil Markus dan Lukas pada waktu itu, yaitu orang-orang Romawi dan Yunani untuk memahami kisah tentang Yesus yang mereka baca dalam Injil tersebut.

Sedangkan Matius yang menulis Injil untuk orang-orang Yahudi lebih memilih menyebutnya sebagai “daerah orang Gadara” karena daerah tersebut lebih mudah dikenal oleh orang-orang Yahudi.
Matius yang adalah seorang pemungut cukai didaerah Galilea tentunya banyak mengetahui daerah-daerah disekitar wilayah tersebut dan lebih memilih penyebutan “daerah orang Gadara” yang paling pas untuk lebih mudah dikenali orang-orang Yahudi yang membaca Injil yang dituliskannya, karena wilayah tersebut adalah sebuah wilayah strategis orang Yahudi untuk pertahanan militer dalam mempertahankan Yerusalem, dan juga sebagai daerah perdagangan yang ideal orang-orang Yahudi..

Perbedaan penulisan tersebut diakibatkan karena para penulis Injil memiliki masing-masing karakter penulisan untuk memudahkan para pembacanya memahami Injil yang mereka tuliskan..

Kesimpulannya yaitu tidak ada kesalahan geografis dalam Injil seperti yang dituduhkan para pengkritik Alkitab..
Para penulis Injil adalah orang berbeda yang memiliki karakter yang berbeda pula dan mereka menggunakan gaya penulisan yang mereka anggap tepat untuk dimengerti pembacanya dan dengan tujuan untuk memudahkan para pembacanya memahami Injil yang mereka tuliskan.. Dan dengan cara seperti itu, Injil lebih mudah disebar luaskan sehingga banyak orang yang mengenal bisa Yesus lebih dalam.

Semoga menambah wawasan kita dalam memahami Alkitab lebih dalam..

Tuhan Yesus memberkati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s