Apakah Yesus keliru memilih rute perjalanan ? (Markus 7:31)

Posted: Maret 20, 2012 in Apologia
Salam sejahtera sobat Kristus.. Pada artikel lain di web blog ini yaitu Benarkah Markus 5:1-13 keliru secara geografis.?, kita telah membahas panjang lebar untuk menjawab tuduhan kesalahan geografis seperti yang diklaim para apologis dari kalangan non-kristen.

Nah, dalam artikel ini kita akan membahas rute perjalanan Yesus pada Markus 7:31 yang juga diklaim oleh para pengkritik tersebut sebagai kesalahan geografis dalam Injil..

Ada apa dengan rute perjalanan Yesus dalam Markus 7:31 sehingga diklaim sebagai suatu kesalahan geografis?

Markus 7:31
Kemudian Yesus meninggalkan pula daerah Tirus dan dengan melalui Sidon pergi ke danau Galilea, di tengah-tengah daerah Dekapolis.

Tirus dan Sidon adalah 2 kota pesisir pantai yang terletak di bagian utara gunung Karmel di wilayah Fenesia..
Tirus adalah sebuah kota dengan wilayah yg tidak terlalu besar yang terletak di bagian selatan kota Sidon dan hanya berjarak sekitar 20 mil dari kota Sidon
(Lihat peta geografis di bawah ini).

Menurut Markus 7:31, tujuan Yesus dari kota Tirus adalah danau Galilea yang terletak disebelah tenggara kota Tirus, namun Markus menulis bahwa Yesus menempuh jalur utara melewati kota Sidon untuk pergi ke danau Galilea yang ada dibagian tenggara kota Tirus.
Menurut mereka, menempuh jalur utara melalui kota Sidon untuk pergi ke danau Galilea yang terletak disebelah tenggara adalah sebuah kekeliruan dan berdasarkan hal tersebut para pengkritik Alkitab menuduh penulis Injil Markus melakukan kesalahan geografis dalam Injil yang ditulisnya..

Apakah penulis Injil Markus keliru mengenai rute perjalanan Yesus dalam Markus 7:31 ?

Selain Markus, penulis Injil Matius pun menuliskan tentang keberadaan Yesus di kota Tirus dan Sidon..

Matius 15:21
Lalu Yesus pergi dari situ dan menyingkir ke daerah Tirus dan Sidon.

Untuk memahaminya,, yang pertama kita perhatikan yaitu wilayah yang menjadi target pelayanan Yesus..
Rute pelayanan Yesus adalah mencakup daerah-daerah di wilayah Israel dan kota Sidon masih termasuk target wilayah pelayanan Yesus. Jadi tentunya tidak mengherankan jika Yesus dari Tirus pergi ke Sidon dan kembali ke Galilea, karena wilayah-wilayah tersebut masih termasuk target pelayanan Yesus di masa itu.

Kemudian yang jadi pertanyaannya selanjutnya yaitu mengapa dari kota Sidon Yesus tidak mengambil rute kembali melalui kota Tirus saja yang otomatis jaraknya lebih dekat untuk pergi ke danau Galilea..??

Untuk memahami rute perjalanan yang di pilih oleh Yesus dalam kisah ini, kita akan menemukan alasan yang tepat ketika kita mempelajari peta topografi wilayah tersebut untuk mengetahui keadaan geografis dari wilayah tersebut, karena jarak yang dekat belum tentu itu adalah rute yg terbaik..
(Lihat peta topografi dibawah ini)

Memang secara geografis, kota Tirus lebih dekat jaraknya dengan daerah Dekapolis, namun yang harus di perhatikan yaitu diantara daerah dekapolis dan kota Tirus ada sebuah pegunungan curam yang dikenal dengan nama “tangga Tirus”.
Dimasa peperangan, pegunungan curam tersebut merupakan benteng alam yang sangat menyulitkan serdadu-serdadu perang untuk menyerang kota Tirus dari barat dan selatan..
Jadi tentunya jika menempuh rute melalui Tirus menuju danau Galilea, maka otomatis harus melalui pegunungan curam yang disebut tangga Tirus tersebut..

Yesus mengenal dengan baik wilayah-wilayah tersebut sehingga tidak menempuh rute melalui Tirus karena akan melewati pegunungan curam Tirus tetapi menggunakan jalur dari utara melalui pintu masuk lembah Bekkah di Sidon untuk menempuh perjalanan ke Danau Galilea..
Rute dari utara melalui pintu masuk lembah Bekkah di Sidon adalah rute terbaik yang biasa digunakan oleh para pedagang-pedagang dan serdadu perang bila menempuh perjalan dari utara ke Laut Merah ataupun sebaliknya..

Jadi justru Yesus mengambil rute perjalanan yang paling tepat untuk akses ke Danau Galilea dengan mengambil jalur lewat utara, dan tentunya penulis Injil Markus tidak keliru secara geografis seperti yang dituduhkan para pengkritik Alkitab di atas.

Semoga bisa menambah wawasan dan menjadi berkat bagi kita semua.

Tuhan Yesus memberkati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s